Popular posts

Labels

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.
bayu On 21 Agustus 2011

Semuanya berawal dari sebuah keluarga yang sederhana, ya sederhana sekali tapi kami selalu mencoba untuk bersyukur atas apa yang dikaruniakan-Nya untuk keluarga kami.

hari itu minggu, 20 september 1992 pukul 16.10 WIB.. terdengar suara tangisan keras seorang bayi yang baru keluar dari perut ibunya di sebuah rumah sakit di kota ngawi. mungkin sedikit menarik perhatian orang-orang yang ada di sekitar tempat itu, terlepas dari semuanya inilah awal dari sebuah siklus hidup yang sangat luar biasa bagiku.
aku dilahirkan di tengah-tengah musibah kecil yang sedang melanda keluarga, tapi syukur Alhamdulilah proses itu berjalan dengan lancar. dengan berat 2,9kg aku keluar dari rahim Ibuku...
hari berganti hari, bulan berganti bulan... aku mulai tumbuh menjadi seorang anak kecil (emang masih kecil, :D) yang lucu seperti layaknya balita lainnya..
dari kecil selalu diberikan "pelajaran disiplin" oleh ayah, walau kadang ingin memberontak.. pasti ujung-ujungnya aku selalu kalah dengan peraturan itu.. hmmm..... tapi semua itu justru membuatku tahu kalau mereka semua inginkan yang terbaik untukku, :)

masuk di dunia pendidikan, pertama-tama pasti di TK alias Taman Kanak-kanak. hari-hariku selalu penuh dengan tangis waktu itu, maklum sajalah aku belum punya banyak teman. rasa takut selalu menyelimuti karena aku juga jadi siswa yang paling kecil sendiri (takdir mungkin).. tapi lumayan lah, bisa dapet temen buat maen..
lanjut di bangku Sekolah Dasar, semakin banyak saja orang yang bisa kulihat lengkap dengan seragam Merah-Putih.. sedikit kenangan yang kuingat, tapi yang paling membanggakan adalah aku pernah jadi pemimpin pasukan Lomba Baris Berbaris tingkat kecamatan, kalo nggak salah pas duduk di bangku kelas 5 waktu itu.. wowww, meskipun belum jadi juara tapi yang penting aku dah berani.. dan yang g kalah menarik bisa mewakili sekolah lomba LCC di kecamatan, ada banyak teman disana. masih kuingat ketika ada seorang gadis kecil yang terlihat smart dengan kacamatanya yang duduk di samping kiriku (tapi lupa siapa namanya), tanya "suka matematika nggak?'' serentak akupun kaget dengar dia tanya kayak gitu, kujawab aja "ya, sedikit" sambil malu-malu.. hahaha.. 
menjelang perpisahan SD aku agak kaget, waktu itu hari Rabu pagi ketika Bapak kepala sekolah mengumumkan nilai UAN, dibacakannya 3 besar dan aku menempati nomor 1, dengan niai 40,07.. alhamdulillhaaaahh.. :D, tak sia-sia perjuanganku buat ngelahap soal-soal tiap hari..

Foto ketika kelas 4 SD.. 

























Ijazah SD sudah dapat, tinggal nyari Sekolah lagi.. sempat bimbang mau lanjut kemana, akhirnya aku daftar di SMPN 2 Ngawi, masih kuingat dapat no urut pendaftaran ke 144 waktu itu, anehnya daya tampungnya juga 144 siswa, semoga ini keberuntunganku (pikirku dalam hati). waktu itu ayah selalu berusaha untuk memacu semangatku supaya nggak minder buat ngejalani tes masuk, wajar sajalah rivalnya dari sekolah-sekolah favorit di kota, sedangkan aku hanyalah dari sebuah sekolah di desa.
Pengumuman tes dah ditempel, dan aku diterima, walaupun ada di urutan bawah.. terimakasih ya Allah, saat itu aku langsung digendong oleh ayah.. rAsa senaNg bercampur haru jadi satu,..
adaptasi masa SMP sungguh amat terasa berat bagiku(maklumlah wong ndeso sekolah ning kutho.. :D). di SMP aku harus jauh dari keluarga dan tinggal di rumah saudara di deket sekolah, pulang cuman seminggu atau 2 minggu sekali.. di sini aku mulai terkena banyak virus, ada virus tamiya,Ps,dll. pokoknya uang saku seminggu harus ada bagiannya bwt maen Ps, ngirit dikit.. dan  sampe sekarang masih kebawa-bawa(kayak kecanduan rasanya, hagagagg) dan mata ini harus jadi korbannya akibat keseringan maen Ps,, tapi nggak papa lah, yg penting nggk macem2.. 
masuk kelas 3 SMP dah mulai serius nie, jadwal maen Ps dikurangi n tmbh jadwal bimbel. pertama masuk bimbel pasti masih malu2, dan akhirnya aku dapat tentor matematika yang Te Oo Pe dah.. ngajarnya simple, menarik, yg g kalah pastinya bisa jadi inspirasi.. pernah pada suatu pertemuan ngajar materi peluang bawa kartu bridge & koin beneran, hahaa.. mulai suka matematika disini...
suasana kelas yang kacau saat jam kosong, haaha..

ni waktu karya wisata di Jatim park, Malang..

dan ini 2 karya terbesar kelas kita 9G menjelang pawai pembangunan
lulus SMP aku menuju SMA impian, walaupun banyak rintangan buat masuk, mulai dihukum guru SMP gara2 bolos BBI bwt ikut tes PMDK sampe2 ada temen yang helm'nya digondol maling pada saat tes masuk.. wah..wah..wah..
tapi semua bakal jadi kengan indah, hehee..
di bangku SMA aku mulai mengenal lebih banyak hal baru, dan pastinya bertambah banyak teman pula. di kelas 2 SMA mulai marak2'nya magic, mulai dari kartu,ilusi,smpe2 menebak pikiran orang lain. aku seperti sudah di doktrin, apalagi semenjak ada permainan angka. tiap hari di kelas selalu dipenuhi hal2 seperti itu, saat itu pula aku mulai suka matematika sejak adanya "magic square"..  
................................................................
hingga sekarang, aku menjadi mahasiswa, begitu banyak cerita kehidupan selama 18 tahun, semoga bisa diambil hikmah dan jadikan pelajaran buat kedepannya...

cause experience is the best teacher, so don't give up to be the best..!!






Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments